Forum Yang Unik dan Asyik!
Daftar Gratis!
Nama USER ID BISA Gonta-ganti Sesuka HATI!
Daftar! Gratis! Enjoy!
Saling bertukar pengalaman, menambah wawasan Kepada Semua Member Nemo share yang ada.


Ayo buruan daftar! Sebelum Forum ini jadi Berbayar!
Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Sengoku basara season 1&2 [COMPLETE] (Paket Hemat 55-60 MB)
Mon Jul 08, 2013 9:38 am by epen18

» Microsoft Office 2010 – Install Tanpa Cd Key atau Serial
Wed Sep 19, 2012 6:47 pm by vifi

» Perkenalkan
Mon Feb 27, 2012 8:41 pm by SATPAM

»  Diskusi Naruto Chapter 573 dan Prediksi Chapter 574
Sat Feb 11, 2012 4:52 pm by Night Fury

» Welcome To NEMOSHARE salam hangat buat member http://www.indofanster.org
Sat Feb 04, 2012 11:03 pm by Lulz

» Diskusi Naruto 572 n prediksi Naruto 573
Fri Feb 03, 2012 9:25 am by Night Fury

» Diskusi Nokia Asha 303
Tue Jan 31, 2012 3:10 pm by SATPAM

» Cara Buat Virus Sederhana Buat Isengin Temen.
Mon Jan 30, 2012 4:58 pm by SATPAM

» Hosting Gratisan Indonesia
Mon Jan 30, 2012 7:22 am by SATPAM

» Pengajian MTA di Kudus Dibubarkan Paksa
Mon Jan 30, 2012 6:22 am by SATPAM


Pengajian MTA di Kudus Dibubarkan Paksa

View previous topic View next topic Go down

Pengajian MTA di Kudus Dibubarkan Paksa

Post by SATPAM on Mon Jan 30, 2012 6:22 am





KUDUS (KRjogja.com) - Majelis Tafsir Alquran (MTA) yang menyelenggarakan pengajian umum dalam rangka pengukuhan MTA perwakilan Kudus di Kudus, Sabtu (28/1), dibubarkan paksa atas desakan warga Nahdlatul Ulama (NU) yang menggelar aksi unjuk rasa.

Aksi unjuk rasa ratusan warga NU yang dimulai di Gedung Ngasirah, Kudus, Sabtu, pukul 10.30 WIB, merupakan gabungan dari beberapa organisasi NU, seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), serta Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Gerakan Pemuda (GP) Ansor, dan Fatayat.

Unjuk rasa warga NU untuk menuntut pembubaran pengajuan MTA tersebut, dilakukan di depan pintu gerbang kompleks Gedung Ngasirah yang ada di Jalan Jenderal Sudirman dengan mengusung sejumlah poster yang bertuliskan tentang pembubaran MTA dan kecaman terhadap sejumlah ajaran yang dianggap menyimpang.

Sebanyak 200 personel Polres Kudus yang diterjunkan untuk mengamankan aksi tersebut, terpaksa mengalihkan arus lalu lintas dari arah Pati menuju Kudus lewat Jalan UMK Kudus, sedangkan dari arah Kudus lewat jalur alternatif lainnya.

Koordinator aksi sekaligus Pengurus Pusat IPNU Saiful Anas mengaku, menerima laporan dari berbagai daerah tentang kehadiran MTA sering terjadi konflik dengan warga sekitar karena ajarannya cukup meresahkan.

"Pengajian yang dilakukan juga pernah menghujat para kiai. Hal paling fatal, dosa orang yang melakukan tahlil dianggap lebih besar dibanding orang yang berzina. Padahal tahlil sudah menjadi tradisi warga NU," ujarnya.

Hal tersebut, kata dia, membuat warga NU resah, jika MTA benar-benar ada di Kudus yang memiliki kebiasaan melakukan tahlil.

Selain itu, kata dia, mayoritas warga NU memiliki kultur yang banyak bernuansa klasik yang dibawa Sunan Kudus. "Tentunya, hal ini tidak bisa dibiarkan terjadi karena ajaran MTA memang cukup meresahkan," ujarnya.

Ia mengaku, memiliki cukup bukti terkait ajaran dari MTA yang dianggap radikal serta menafsirkan Alquran dengan akalnya sendiri. Untuk itu, kata dia, pengurus Cabang IPNU Kudus yang mendapat restu dari sejumlah kiai di Kudus sepakat menolak kehadiran MTA di Kudus.

Apalagi, lanjut dia, sebagian besar peserta pengajian bukan warga Kudus, melainkan dari luar Kudus, seperti Solo, Pati dan beberapa daerah di Jateng. Sedangkan peserta pengajian dari Kudus, katanya, hanya sekitar 40-an orang.

Beberapa peserta aksi unjuk rasa juga sempat mencabut bendera MTA yang berada di tepi jalan, karena pengajian yang diselenggarakan di Kudus tanpa izin, dan hanya pemberitahuan saja kepada sejumlah pihak terkait.

Sekitar pukul 11.00 WIB, pengajian umum yang diselenggarakan MTA akhirnya dihentikan, karena jadwal sebelumnya berakhir hingga pukul 15.00 WIB, sehingga sekitar 3.000 peserta pengajian harus meninggalkan Gedung Ngasirah dengan mendapat penjagaan polisi.

"Seharusnya, kegiatan pengajian umum dalam rangka pengukuhan Majelis Tafsir Alquran perwakilan Kudus akan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB," kata Ketua Panitia Pengajian sekaligus Ketua Perwakilan MTA Kudus Rozaq Al Abat.

Ia mengungkapkan, organisasinya merupakan organisasi legal, seharusnya diberikan keleluasaan untuk saling menghormati. "Kami juga belum mengetahui, alasan mereka menolak kehadiran kami," ujarnya.

Terkait dengan tuduhan menghalalkan daging ******, katanya, MTA tidak pernah mengajarkan hal demikian, termasuk tuduhan lain. Menurut dia, perbedaan pendapat harus dipahami bukan dianggap lawan.

Ia menegaskan, MTA tidak memiliki ajaran, melainkan hanya menyampaikan ajaran dari Alquran dan sunah Nabi.

MTA memiliki 48 perwakilan di Seluruh Indonesia yang terbentuk pada 1972, sedangkan tercatat di akta notaris pada 1974.

Meskipun peserta pengajian sudah pulang, beberapa pengurus MTA serta satuan petugas yang berseragam ala militer masih berada di lingkungan gedung pertemuan.

Kapolres Kudus AKBP Andik Setiyono juga ikut mendampingi sejumlah perwakilan warga NU yang menemui perwakilan MTA untuk meminta pengurus dan satuan pengamanan segera meninggalkan Gedung Ngasirah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Akhirnya, sekitar pukul 13.00 WIB, mereka meninggalkan Gedung Ngasirah dengan diangkut beberapa bus dan mobil pribadi dengan kawalan polisi.

Pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri, dengan terlebih dahulu menggelar doa bersama aparat Kepolisian Polres Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Andik Setiyono mengakui, kegiatan pengajian yang digelar oleh MTA sudah ada pemberitahuan. "Hal ini bisa dicegah, jika terjalin komunikasi dari pengurus MTA dengan kiai sepuh di Kudus sebagai budaya yang dijunjung tinggi masyarakat setempat," ujarnya. (Ant/Ogi)

Berita di atas sangat tidak benar dari apa yang sebenarnya!!!
avatar
SATPAM
NS SECURITY
NS SECURITY

Posting : 128
Points : 736
Join date : 2011-06-15
Age : 27
Lokasi : Dalem HARD DISK

View user profile

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum